Bagi pemain PUBG Mobile, pemilihan peta bisa menjadi faktor penentu kesuksesan dalam push rank. Dua map populer, Erangel dan Livik, menawarkan pengalaman bermain yang sangat berbeda. Artikel ini akan menganalisis keduanya dari segi ukuran, loot availability, intensitas pertempuran, dan strategi khusus untuk meningkatkan ranking.
Erangel dengan ukuran 8x8 km menawarkan permainan lebih lambat dengan banyak ruang untuk manuver. Livik yang hanya 2x2 km memaksa pertempuran cepat dan keputusan instan. Desain Erangel yang terbuka cocok untuk sniper, sementara Livik dengan topografi beragam mengharuskan adaptasi konstan.
Perbedaan ukuran ini memengaruhi zona biru. Di Erangel, pemain punya waktu lebih banyak untuk berpindah, sedangkan di Livik zona menyempit sangat cepat. Untuk push rank, Livik menuntut kesigapan, sementara Erangel memberi ruang untuk perencanaan matang.
Uniknya, Livik menggabungkan elemen dari berbagai peta seperti sungai dari Sanhok dan medan berbatu dari Miramar. Hybrid ini menciptakan dinamika unik yang tidak ditemukan di peta manapun, termasuk Erangel.
komposisi squad ideal berbeda: Erangel butuh sniper specialist, Livik memprioritaskan close-range combat expert. Komunikasi positioning lebih krusial di Livik karena dinamika cepat.
Untuk solo rank, Livik menawarkan match lebih cepat dengan potensi point lebih besar per waktu. Erangel cocok untuk pemain sabar yang ingin minim risiko dengan perhitungan matang.
Pilihan antara Erangel dan Livik untuk push rank bergantung pada gaya bermain dan komposisi squad. Erangel menawarkan permainan strategis dengan tempo terkontrol, sementara Livik menghadirkan aksi intensif dengan reward point potensial lebih besar. Pemain sebaiknya menguasai kedua map untuk bisa beradaptasi dengan berbagai situasi rank. Faktor penentu bukanlah map mana yang "lebih baik", melainkan bagaimana memaksimalkan keunggulan masing-masing peta sesuai kekuatan tim.
Daftar sekarang untuk mendapatkan update game terbaru dan tips gaming eksklusif!